Mas Yuyun Wahyudi
Hidup Ini Sudah Sulit, Jadi Janganlah Dipersulit. Temukan 'AHA' dalam 'Simple Style' Ala Mas Yuyun.
Tuesday, March 27
Wednesday, July 28
Catatan Dari Sahabat: sickle cell anemia
| Judul*: | sickle cell anemia |
| Isi*: | Penyakit Sel Sabit (sickle cell disease / sickle cell anemia) adalah suatu penyakit keturunan yang ditandai dengan sel darah merah yang berbentuk sabit, kaku, dan anemia hemolitik kronik. Pada penyakit sel sabit, sel darah merah memiliki hemoglobin (protein pengangkut oksigen) yang bentuknya abnormal, sehingga mengurangi jumlah oksigen di dalam sel dan menyebabkan bentuk sel menjadi seperti sabit. Sel yang berbentuk sabit akan menyumbat dan merusak pembuluh darah terkecil dalam limpa, ginjal, otak, tulang, dan organ lainnya; dan menyebabkan berkurangnya pasokan oksigen ke organ tersebut. Sel sabit ini rapuh dan akan pecah pada saat melewati pembuluh darah, menyebabkan anemia berat, penyumbatan aliran darah, kerusakan organ bahkan sampai pada kematian. Sickle cell anemia (SCA) adalah penyakit genetik yang resesif, artinya seseorang harus mewarisi dua gen pembawa penyakit ini dari kedua orangtuanya. Hal inilah yang menyebabkan penyakit SCA jarang terjadi. Seseorang yang hanya mewarisi satu gen tidak akan menunjukkan gejala dan hanya berperan sebagai pembawa. Jika satu pihak orangtua mempunyai gen sickle cell anemia dan yang lain merupakan pembawa, maka terdapat 50% kesempatan anaknya menderita sickle cell anemia dan 50% kesempatan sebagai pembawa. SCA disebabkan karena adanya mutasi pada rantai β-globin dari hemoglobin, yang menyebabkan pertukaran asam glutamat (suatu asam amino) dengan asam amino hidrofobik valin pada posisi 6. Gen yang bertanggung jawab menyebabkan SCA merupakan gen autosom dan dapat ditemukan di kromosom nomor 11. Penggabungan dari dua subunit α-globin normal dengan dua subunit β-globin mutan membentuk hemoglobin S (HbS). Pada kondisi kadar oksigen rendah, ketidakhadiran asam amino polar pada posisi 6 dari rantai β-globin menyebabkan terbentuknya ikatan non-kovalen di hemoglobin yang menyebabkan perubahan bentuk dari sel darah merah menjadi bentuk sabit dan menurunkan elastisitasnya. Sickle cell anemia ini hampir secara eksklusif menyerang orang kulit hitam. Sekitar 10% orang kulit hitam di AS hanya memiliki 1 gen untuk penyakit ini (mereka memiliki rantai sel sabit) dan tidak menderita penyakit sel sabit. Sekitar 0,3% memiliki 2 gen dan menderita penyakit sel sabit. Anemia, nyeri lambung dan nyeri tulang serta mual-mual pada seorang kulit hitam merupakan tanda yang khas untuk krisis sel sabit. Pada pemeriksan contoh darah dibawah mikroskop, bisa terlihat sel darah merah yang berbentuk sabit dan pecahan dari sel darah merah yang hancur. Elektroforesis bisa menemukan adanya hemoglobin abnormal dan menunjukkan apakah seseorang menderita penyakit sel sabit atau hanya memiliki rantai sel sabit. Penemuan rantai sel sabit ini penting untuk rencana berkeluarga, yaitu untuk menentukan adanya resiko memiliki anak yang menderita penyakit sel sabit. Sickle cell anemia merupakan penyakit genetis yang tidak dapat disembuhkan. Selain dengan transplantasi sumsum tulang, saat ini belum ditemukan pengobatan permanen untuk penyakit ini. Namun transplantasi melibatkan prosedur yang rumit dan bukan merupakan terapi pilihan. Untuk dapat melakukan transplantasi, penderita harus mendapatkan donor yang cocok (biasanya diperoleh dari anggota keluarga yang tidak menderita sickle cell anemia) dengan resiko rendah terjadinya reaksi penolakan oleh tubuh. Walaupun demikian, terdapat resiko yang nyata dari prosedur ini dan selalu ada kemungkinan terjadinya penolakan organ transplantasi oleh tubuh penerima. Namun, tanpa pengobatan sekalipun seorang penderita SCA masih dapat hidup normal. Pengobatan dilakukan hanya untuk mengurangi rasa sakit dan penggunaan antibiotik untuk mencegah infeksi berbahaya akibat bakteri (seperti sepsis/infeksi yang terjadi di darah, meningitis, dan pneumonia) yang dapat menyebabkan kematian pada penderita, terutama bayi. Hidroksiurea, yang telah dikenal sebagai obat antitumor ternyata dapat pula digunakan untuk terapi bagi penderita, terutama pada bayi. Hidroksiurea meningkatkan pembentukan sejenis hemoglobin (terutama ditemukan pada janin) yang akan menurunkan jumlah sel darah merah yang berubah bentuknya menjadi sabit. Oleh karena itu, obat ini mengurangi frekuensi terjadinya krisis sel sabit dan juga terbukti dapat menekan rasa sakit serta mencegah komplikasi penyakit pada anak-anak dan orang dewasa. Penelitian lebih lanjut masih dilakukan untuk mengetahui keamanan dan efek jangka panjang penggunaannya. Saat ini sedang dikembangkan teknik pengobatan baru untuk SCA, yaitu dengan terapi gen. Terapi genetik merupakan teknik penanaman gen normal ke dalam sel-sel prekursor (sel yang menghasilkan sel darah). Namun, teknik ini masih dalam tahap penelitian dan baru diujicobakan pada tikus. Walaupun para peneliti khawatir akan sulitnya menerapkan terapi gen pada manusia, mereka yakin bahwa terapi baru ini akan menjadi pengobatan yang penting untuk penyakit sickle cell anemia. |
| Nama: | dteecoffeeholic.blogspot.com |
| email: | dtee_independence@yahoo.co.id |
| web: |
Powered by EmailMeForm
Tuesday, July 27
Catatan Dari Sahabat: Melihat ke Dalam
| Judul*: | Melihat ke Dalam |
| Isi*: | Banyak orang saat ini hanya melihat keluar, tidak tahu apa yang yang sebenarnya terjadi di dalam. Saat ini banyak orang mengkritisi kejadia di depan mata, tidak melihat apa yang terjadi di belakang mata. Itulah kenyataan sekarang, Ghibah, Fitnah dan saudara-saudaranya semakin bertebaran, bahkan hingga kelorong-lorong sempit jalanan. Ada yang menjadi miliarder dari acara ini, ada yang jadi terkenal karena semua itu. Tapi apakah memang itu yang terbaik? Tentu bukan. |
| Nama: | Armaeda 2010 |
| email: | uangcantik@gmail.com |
| web: | www.google.co.id |
Powered by EmailMeForm
Sunday, July 25
Catatan Dari Sahabat: wasiat sakti kungfu panda
| Judul*: | wasiat sakti kungfu panda |
| Isi*: | Hi world… how are u today? Wah Good good ya… Wow, I'm happy lah to hear that ha ha… Nah, this time, I want to write about ini… opo… the most cool movie that I've ever watched lah. Kawan – kawan dah pada nonton KUNGFU PANDA? I Think.. this is the funniest movie this year lah… eh but wait, wait a year… I think not only funny aje sich… but this is a very valuable movie too… Trust me deh… Sueer… I told u the truth kok… I don't lie lho… ^_^ believe me deh… Ada satu nilai penting yang disampaikan dalam film ini, tepatnya dalam satu screen… sebelum sang Dragon Warrior ( Po si Panda) bertarung dengan Tay Long sang petarung terkuat and bad guy gitu deh, ada satu percakapan menarik yang terjadi antara Po dengan sang ayah,Si Angsa (hmm… saya nggak habis pikir, angsa ini menikahnya dengan mahluk apa ya?… kok bisa dapet anak panda… gendut pula Disaat Po tertunduk lesu, kepercayaan dirinya berada dalam titik terendah, merasa bahwa takdir yang memilihnya menjadi Dragon Warrior adalah sebuah kesalahan, sang ayah dengan bijaknya berkata (sekalipun sebetulnya nggak nyambung dengan apa yang dialami Po… soalnya isi kepala sang ayah Cuma soal Mie dan Soup aja sih), ……."Po, i want to tell you the secret of my special soup. The secret is…NOTHING. There's nothing special ingredients in spices that i use to make my special soup. The secret is… just YOU. To create something Special, YOU ONLY HAVE TO BELIEVE THAT YOU ARE SPECIAL." Tentu saja si Po terkejut, yang bener tuh… masa nggak ada rahasia apa – apa dalam bumbu resep yang dipakai ayahnya dalam membuat Soup. Soup yang kelezatannya boleh dikatakan nomor 1 dinegeri itu. "Untuk menciptakan hal – hal yang luar biasa, Kita hanya harus memiliki keyakinan bahwa KITA LUAR BIASA." Kata – kata yang disampaikan sang ayah ini kemudian menyadarkan Po. Untuk mengalahkan Tay Long, sama sekali tidak tergantung dengan Dragon Scroll yang dia miliki, melainkan pada dirinya sendiri. |
| Nama: | dteecoffeeholic.blogspot.com |
| email: | dtee_independence@yahoo.co.id |
| web: |
Powered by EmailMeForm
Catatan Dari Sahabat: GULA dan SIROP
| Judul*: | GULA dan SIROP |
| Isi*: | Bismillahirrohmanirrohim Untukmu Sahabat…………… Tak ada yang lebih gusar melebihi makhluk Allah yang bernama gula pasir. Pemanis alami dari olahan tumbuhan tebu ini membandingkan dirinya dengan makhluk sejenisnya yang bernama sirop. Masalahnya sederhana. Gula pasir merasa kalau selama ini dirinya tidak dihargai manusia. Dimanfaatkan, tapi dilupakan begitu saja. Walau ia sudah mengorbankan diri untuk memaniskan teh panas, tapi manusia tidak menyebut-nyebut dirinya dalam campuran teh dan gula itu. Manusia cuma menyebut, "Ini teh manis." Bukan teh gula. Apalagi teh gula pasir. Begitu pun ketika gula pasir dicampur dengan kopi panas. Tak ada yang mengatakan campuran itu dengan 'kopi gula pasir'. Melainkan, kopi manis. Hal yang sama ia alami ketika dirinya dicampur berbagai adonan kue dan roti. Gula pasir merasa kalau dirinya cuma dibutuhkan, tapi kemudian dilupakan. Ia cuma disebut manakala manusia butuh. Setelah itu, tak ada penghargaan sedikit pun. Tak ada yang menghargai pengorbanannya, kesetiaannya, dan perannya yang begitu besar sehingga sesuatu menjadi manis. Berbeda sekali dengan sirop. Dari segi eksistensi, sirop tidak hilang ketika bercampur. Warnanya masih terlihat. Manusia pun mengatakan, "Ini es sirop." Bukan es manis. Bahkan tidak jarang sebutan diikuti dengan jatidiri yang lebih lengkap, "Es sirop mangga, es sirop lemon, kokopandan, " dan seterusnya. Gula pasir pun akhirnya bilang ke sirop, "Andai aku seperti kamu." ***************************************************************************** Sosok gula pasir dan sirop merupakan pelajaran tersendiri buat mereka yang giat berbuat banyak untuk umat. Sadar atau tidak, kadang ada keinginan untuk diakui, dihargai, bahkan disebut-sebut namanya sebagai yang paling berjasa. Persis seperti yang disuarakan gula pasir. ***************************************************************************** Kalau saja gula pasir paham bahwa sebuah kebaikan kian bermutu ketika tetap tersembunyi. Kalau saja gula pasir sadar bahwa setinggi apa pun sirop dihargai, toh asalnya juga dari gula pasir. Kalau saja para pegiat kebaikan memahami kekeliruan gula pasir, tidak akan ada ungkapan, "Andai aku seperti sirop!" Allahumma zidna walaa tanqushna wa akrimnaa walaa tuhinaa wa a'thina walaa tahrimnaa wa aatsirnaa walaa tutsir 'alainaa wa ardhinaa wardho 'anna Ya Allah tambahkanlah kebaikan pada kami dan jangan Engkau kurangi , Muliakan kami dan jangan Engkau hinakan kami, Berilah kami dan jangan Engkau haramkan kami, Menangkanlah kami dan jangan Engkau kalahkan kami, Jadikanlah kami ridho dan terimalah amal kami. Amien….. Wallahu a'lam bisshawab |
| Nama: | dteecoffeeholic.blogspot.com |
| email: | dtee_independence@yahoo.co.id |
| web: |
Powered by EmailMeForm