Hidup Ini Sudah Sulit, Jadi Janganlah Dipersulit. Temukan 'AHA' dalam 'Simple Style' Ala Mas Yuyun.
Friday, September 18
Ramadhan, Maafkan aku..
Wednesday, September 2
Stop Action, Start Dreaming.

Suatu waktu, saya pernah membaca sebuah slogan provokatif yang penuh motivasi dari sebuah situs yang bunyinya "Stop Dreaming, Start Action"... Sejurus waktu pula, saya merasa 'agree' dengan slogan tersebut, namun di suatu pagi - lagi-lagi tentang suatu, hiks,.. saya merasa aneh dengan slogan tersebut.
Apanya yang aneh...
Saya tidak setuju! Dan hari ini saya semakin tidak sependapat. Alasannya?... Karena seharusnya slogan itu berbunyi " Stop Action, Start Dreaming"... Walah dalah! Lha kok...
Gini lo, saya jelaskan... simple, gak usah muluk-muluk.
Teman, kalau kita stop dreaming kita, dan mulai action, ujung-ujungnya, hasilnya, nilainya, tidak akan lebih dari apa yang sekarang kita peroleh... bukankah kita setiap hari sudah action? bahkan sampai kelewatan actionnya kita rela lembur ampe' malam bahkan hingga ketemu lagi dengan pagi. Namun hasilnya apa... walah kita dah gak bisa mimpi (karena gak tidur) dan derajat kita pun tetap di kasta yang sama... kuli kerjaan.
sebenarnya kita tidak perlu stop dreaming, start action, sebab itu sudah setiap hari kita lakukan. Justru yang perlu dan sangat penting saat ini adalah start dreaming, stop action. Artinya? ya mulailah bermimpi dan mengejar mimpi mu dengan sepenuh hati, jangan action melulu gak pernah mimpi... karena mimpi itulah yang sebanarny mampu memberi kita motivasi dan arah kemana kita harus melangkah...
Mungkin slogan yang lebih sempurna musthinya berbunyi, Start Dreaming, Action Go!
Syukur....
terima kasih buat semua yang telah ajarin aku,... besok mas yuyun mau buat mainan usil baru... moga-moga gak sukses ya, jadi biar tambah ilmu nya...
Daagh....
Friday, June 19
Cara Menghilang
Kalau Anda tidak percaya, sampai saat ini banyak dialam kubur orang-orang yang menghilang dari muka bumi dan kehidupan ini, ingin kembali lagi, untuk memperbaiki hidupnya dan melupakan cara menghilang...
Melangkah
tahukah, bahwa sesungguhnya, ketika kita melangkah, setiap jengkal langkah kita adalah keindahan yang tidak terukur, yang mana terkadang lebih indah dari apa yang sebenarnya sedang kita bayangkan untuk kita tuju.
Melangkahlah dengan bijak dan penyimak yang baik, niscaya kita akan menuju tempat yang kita inginkan dengan lebih bahagia dan tak terasa.
Gagal Ujian Jangan Semaput, Ya!
Terus bagi yang gak lulus. juga biasa-biasa saja. Sebab itu adalah bagian lain dari ujian. Gak perlu panik sampai semaput. Wong kita aja nerabas larangan Tuhan, tenang-tenang saja, padahal itu hukumannya neraka bukan?, eh wong cuma ujian nasional aja kok pake histeria dan pusing.
Semua pasti sudah menjadi jalan Tuhan. Lulus, itu biasa. Gak lulus juga biasa. Teruskanlah hidupmu, sebab esok masih ada hari baru dan lembaran baru. Yang bisa kita isi dengan hal-hal yang semakin lebih baik dari hari ini. Jangan berpikir kalau hari esok buram karena hari ini kita merasa 'buram'. Hari esok itu masih bersih, dan layak untuk kita sambut dengan semangat dan perjuangan baru.
Gak lulus. tenang saja kali...
Wednesday, June 17
Mari Buat Tuhan YME Tersenyum
Kenapa kita harus membuat Tuhan YME tersenyum? Sebab kalau Tuhan YME tersenyum, maka sebenarnya kegembiraan kita adalah kegembiraan yang betul-betul layak untuk dirayakan. Sedang kalau kegembiraan kita membuat Tuhan YME tidak tersenyum, sungguh kegembiraan kita sangat tidak layak untuk kita rayakan.
Lalu bagaimana mengetahui kalau Tuhan YME tersenyum? Caranya gampang. Jika apa yang kita lakukan tidak melanggar hukum-hukum Tuhan YME dan berakibat baik serta membawa kebahagiaan yang baik untuk kehidupan ini, maka sebab itu dapat membuat Tuhan YME tersenyum.
Apa untungnya bisa membuat Tuhan YME tersenyum? Kalau kita bisa membuat Ibu dan Bapak kita bahagia, apa yang akan kita dapat? Pasti apapun yang kita minta akan dikabulkan, Nah, lha kalau yang tersenyum itu Tuhan YME, bagaimana? Saya tidak bisa menjawabnya, yang jelas Tuhan YME yang mha tahu, tapi yakinlah bahwa kalau Tuhan YME bisa tersenyum dengan apa yang kita lakukan, itu pasti suatu hal yang sangat membanggakan dan tak dapat dilukiskan dengan apapun.
Jadi? Sudahkah Anda membuat Tuhan YME tersenyum? Kalau belum, mulai menit ini, luruskan niatmu dan segeralah bertindak. Tinggalkan hal-hal yang membuat Tuhan YME murka, dan berlomba-lombalah untuk membuat Tuhan YME tersenyum, maka hidupmu akan betul0betul bahagia.
Kalau Pramuka Sudah Habis
Teman saya ini rupanya tidak terima dengan jawaban saya, dia menganggap jawaban saya ngawur dan akal-akalan. Apalagi dia sudah tahu kebiasaan saya yang kadang kalau ditanya gak begitu ‘ngeh’ alias banyak bercandanya dari pada serius.
Lalu dia segera mendebat saya. Katanya, mana mungkin kalau gak ada pramuka di dunia, maka dunia akan kacau? Buktinya, apabila ada kekacauan di dunia seperti perang, bencana alam, kecelakaan, bahkan sampai kasus pemanasan global, pramuka tidak nampak batang hidungnya. Justru yang sering nongol adalah Palang Merah, sukarelawan, aktifis greenpeace, tentara, polisi, dan lain-lainnya, namun mana pramuka, sama sekali gak ada. So, jawaban yang diberikan betul-betul gak valid alias ngawur. Bukti ilmiahnya benar-benar tidak ada.
Saya tersenyum mendengar paparan ’intelektual’ teman saya. Dia begitu sewot mendengar jawaban saya. Dengan bercanda saya goda dia, ”eh ngapain panas, panas aja gak ngapa-ngapain”... walaaah, dia malah lebih sewot dan ngoceh lagi ngalor sama ngidul.
Hingga Saat dia mulai ’terdiam’. Saya baru bicara lagi. “Sudah siap dengan kelanjutan jawaban saya tadi” kata saya.
”Ya, silahkan.” tukasnya ketus dengan lagak sudah pasti dia yang akan menang. Kaya’ main sekak saja, kata hati ini. Lala saya lanjutkan...
”Dunia betul-betul kacaukan? Ya, disitulah masalahnya, ketika pramuka betul-betul tidak ada....
Tangan Di Bawah Lebih Mulia
Maksudnya? Kalau tangan diatas itu lebih baik, adalah ungkapan dari memberi itu lebih baik dari menerima, maka istilah tangan dibawah itu lebih mulia artinya adalah mengangkat derajat dan kehormatan orang lain itu lebih baik dari pada membesar-besarkan diri sendiri.
Disaat sekarang, lihatlah. Kita banyak sekali melihat orang lebih suka pamer tentang dirinya sendiri. Dirinya yang lebih cantik, seksi, alim, putih, pinter, keren, funky, taqwa, rajin belajar, motornya keren dan lain sebagaianya dibanding dengan tindakan yang membuat orang lain hidupnya lebih baik.
Bahkan di televisi, kita jarang melihat tokoh-tokoh negara kita memberi apresiasi positif dan pujian pada orang lain yang bertentangan dengan kelompoknya – padahal sebenarnya sama-sama juga berjasa membangun negara ini, saat bersaing dalam memperebutkan suatu kedudukan, yang ada malah sebaliknya, mereka saling serang dan menjatuhkan nama baik lawan-lawannya.
Umpama, ketika teman kita sukses, jangan lagi bilang bahwa dia sukses karena nyontek, kerjasama dengan teman lain, di ajari sama pengwasnya dan lain sebagainya, tapi hormatilah dia dan buatlah dia betul-betul bangga dengan prestasinya.
Orang dalam hidup lebih suka menggunakan jari telunjuknya dari pada jari jempolnya. Hal ini berarti, kita lebih suka menunjuk nunjuk orang lain dan kita sendiri dari pada memuji dan menghormati plus menghargai orang lain.
Pernahkah hari ini Anda memuji temanmu, adikmu, orang tuamu, gurumu, tetanggamu atau orang-orang siapapun yang Anda temui dengan tulus? Kalau belum lakukan segera. Dengan begitu, Anda telah membantu orang lain untuk terangkat kepercayaan dirinya, dan sebagai imbalannya, Anda akan mendapatkan kehidupan yang lebih baik dari pada sebelum Anda melakukan hal itu. Cobalah!
Saat Cita-Cita Terbentur Dinding
Tenang, setiap masalah pasti sudah dilengkapi pula penyelesaiannya. Anda harus sabar dan lebih jenius untuk cari jalan keluar. Lihatlah air. Saat air terbentur dinding, ketika dia dalam perjalanan dari puncak gunung menuju laut, apa kira-kira yang akan dia lakukan?
Ya! Dia akan melewati dinding itu dengan sempurna. Melalu jalan? Pertama, hantam terus. Lama-lama dinding yang menghalangi itu pasi akan rontok juga. Kalau gak mau rontok? Masihh ada jalan lagi, merembes, lewat pori-pori yang ada di dinding itu. Kalau gak ada pori-pori? Ya lewat bawah dong, dasar sungai, dan nanti langsung tembus di dataran yang paling rendah alias laut.
Kalau gak bisa juga?
Walah... masih ada jalan lagi. Cuma yang satu ini dia harus menjadi sedikit sakti. Yaitu, dia harus merubah diri dulu menjadi uap dengan bantuan matahari. Nah kalau dia jadi uap, dia akan naik ke atas, terus berkumpul sama yang lain dan bergerak sebagai mendung, lalu turun deh jadi hujan.
Cermatilah cerita diatas. Air saja yang begitu ’sederhana’ mampu memberi contoh yang begitu sempurna. Masa’ sebagai manusia Anda kalah.
Saat cita-cita Anda gagal minimal ada dua hal besar yang harus Anda renungkan. Pertama, mungkin memang Anda betul-betul gak cocok untuk cita-cita Anda. Walaupun Anda sangat ingin. Kedua, karena Tuhan YME punya rencana lain. Bisa saja dengan membuat Anda gagal, Dia yYang Maha Tahu telah punya rencana untuk menempatkan Anda ditempat yang lebih baik.
Jadi. Ketika cita-cita Anda terbentur dinding, tetap semangat. Apalagi sebagai seorang Pramuka. Masih ada banyak jalan untuk memberi dan mencapai prestasi yang terbaik. Gagal itu baik bahkan sangat baik. Yang jelek itu adalah putus asa. Berjuang!!
Kesia-Siaan
untuk bisa hidup lagi dan melakukan hal-hal yang bermanfaat
(permintaan dari mereka yang sudah meninggal)
Tahukah Anda apa yang disebut dengan kesia-siaan? Kesia-siaan bukanlah suatu hal yang kerugiannya langsung kita rasakan sekarang. Kesia-siaan adalah suatu hal, dimana ketika kita melakukannya, kita akan mengalami kerugian selamanya. Terkadang kita tidak menyadari hal ini. Karena, bisa jadi saat kita melakukan hal itu, kita merasa untung, senang dan puas, namun jika semua tidak akan bertahan lama dan hanya sementara, maka segera sadarilah, bahwa itu merupakan sebuah kesia-siaan.
Ambil contoh, kita merokok. Saat kita merokok, kita merasa senang dan puas. Namun jika melakukan hal itu terus, kemudian kita menjadi kecanduan, kita tidak bisa lepas dari rokok, uang kita bocor buat beli rokok setiap waktu, paru-paru kita jadi kotor karena rokok, lingkungan kita jadi tercemar karena rokok kita atau paling nahas kita akan mati karena rokok. Tentu keputusan kita untuk merokok itu adalah keputusan yang sia-sia.
Jika kita hendak mengambil semua keputusan, sebaiknya kita berpikir dari belakang kedepan. Bukan dari depan kebelakang. Mungkin saat kita mengambil keputusan dengan berpikir dari belakang kedepan kita akan melihat ketidakmungkinan. Jika itu terjadi, tidak apa-apa, itu lebih baik. Dari pada kita melihat banyak keuntungan dan kemungkinan saat berpikir dari depan tapi kita betul-betul akan celaka di akhir nanti.
Rahasia Cewek dan Cowok Idaman
Anda ingin tahu syarat apa yang bisa membuat Cewek sangat diidamkan oleh Cowok atau sebaliknya Cowok yang sangat diidamkan Cewek?
Hanya ada dua syarat
Syarat Pertama, Jadilah Manusia Yang Bisa Membuat Allah SWT tersenyum
Sayarat Kedua, Jangan langgar syarat yang pertama.
Mohon rahasiakan hal ini. Kalau ditanya sama teman jangan dibocorkan. Minta saja mereka melihat sendiri di situs ini dengan klik www.masyuyunwahyudi.blogspot.com.
Saya percaya, bahwa Anda tidak akan membocorkan rahasia ini, karena melanggar sebuah kepercayaan itu adalah salah satu dari ciri-ciri orang munafik. Dan saya yakin, Anda bukan orang Munafik. Terima Kasih.
Saturday, June 13
Mencetak Kesuksessan
kelanjutannya....
Dan bila orang yang dia buat sukses ternyata juga mampu membuat orang lainnya menjadi sukses pula
Maka...
Orang yang pertama itu sebenarnya telah mencetak mesin kesuksessan buat kehidupan ini..
Dua Golongan Yang Akan Selamat
Friday, June 12
Mari Berbuat
Namun ada satu hal yang sangat jarang bahkan tidak pernah kita lakukan saat semua keseringan itu semakin bertambah banyak,...
Yaitu, sering berbuat nyata...
Wednesday, April 15
Generasi peniru
Apakah Anda bangga menjadi seorang peniru??... kalau saya sih bangga, tapi cukup untuk menit-menit pertama saja, karena setelah itu saya pasti akan malu. Bukan malu untuk meniru, apalagi kalau yang ditiru itu adalah hal-hal yang baik, tapi saya malu kalau saya tidak bisa membuat sesuatu yang lebih baik dari apa yang saya tiru.
Meniru itu boleh, tapi kalau kita mengembangbiakan sifat itu menjadi sebuah koloni atau komunitas generasi peniru, maka keadaannya akan manjadi jelek. Apa jeleknya,
Pertama sifat itu akan membuat kita bodoh
Kedua membuat kita tidak bisa berkembang atau menjadi malas berkembang
Ketiga hidup menjadi monoton
Keempat tidak akan ada perubahan dalam kehidupan ini
Kelima dia yang kita tiru bisa membuat lebih baik lagi, dan kita akan tetap menjadi penirunya
Keenam memalukan
Ketujuh.... masa’ sih! Sampean masih mau mencari lagi alasan kejelekan yang ke tujuh dan seterusnya? Apa tidak cukup ke enam hal diatas menyadarkan sampean bahwa meniru itu jelek? Ah, dasar Generasi peniru, masih saja mencari alasan untuk membenarkan alasannya...
Kehidupan yang terhimpit
Pelajaran yang bisa kita petik dari munculnya kreatifitas saat kehidupan ini terhimpit adalah, kita memperoleh pesan pendek yang sangat signifikan, apa itu? Pesan tersebut adalah, Jangan Pernah Takut Menghadapi Tantangan. Tantangan akan mengajari kita untuk tumbuh lebih tinggi dengan alami, bukan instan. Saya punya pengalaman. Suatu saat saya pernah mendapat job untuk menjadi pelatih teater guna diikutkan pada festival teater tingkat lokal, padahal saya sama sekali gak punya pengalaman di bidang itu. Tapi, saya juga segan menolaknya, karena saya sendiri ingin mencoba dunia baru tersebut. Alhasil, saya dituntut untuk belajar secara otodidak dengan waktu kilat tentang teater, itupun saya hanya berbekal buku apa adanya. Apesnya lagi, masa tenggang pementasan dan pemberian job itu gak lama-lama amat, belum lagi saya gak punya stok pemain. Namun, Alhamdulillah, berkat petunjuk Tuhan YME dan kenekatan yang ada di diri ini, tim teater saya berhasil keluar sebagai juara di festival tersebut, padahal tim yang lain dilatih oleh orang-orang yang berkompeten dengan mahkluk yang bernama teater itu.
Saya memetik buah ranum pengalaman menjadi pelatih teater. Tantangan itu, walau diawalnya terasa menjepit degup jantung dan otak saya, namun akhirnya plooong juga.... Walau bagi sampean itu hal kecil, namun bagi saya telah memberi ilmu yang sangat besar... Anda gak ingin seperti itu...???? Oh ya, kalau butuh pelatih teater bisa hubungi saya lo di 0852-33-888-3-87, he..he..he...
Kehidupan yang enak
Banyak orang bilang kehidupan yang enak itu membuat nilai kreatifitas jadi berkurang. Betul apa gak? Bisa betul, bisa tidak. Semua kembali kepada yang bersangkutan. Apabila selama ini seseorang menjadi kreatif karena ingin hidup enak, dan setelah hidup enak dia jadi pasif alias gak kreatif lagi, maka pernyataan diatas menjadi benar. Namun, jika seseorang akan terus menjadi kreatif, entah dia miskin atau tidak, maka pernyataan diatas mentah dengan sendirinya.
Menanggapi pernyataan Kehidupan yang enak membuat orang menjadi tidak kreatif mengingatkan saya pada banyak kekonyolan tentang kreatifitas. Gara-gara takut dianggap gak kreatif, banyak orang yang biasa hidup enak akhirnya tidak bisa menjadi enak. Dia lebih suka memilih kehidupan yang aneh-aneh, demi disebut sebagai orang kreatif. Berdandan yang kadang-kadang justru menjauhkan dia dari nilai-nilai kesopanan, menjalankan pola hidup yang melenceng dari kebenaran dan masih banyak lagi hal ’tak senonoh’ lainnya. Sedang bagi mereka yang gak punya, lebih parah lagi. Mereka memilih untuk ’menjadi kere’ dengan sebenarnya agar disebut sebagai golongan orang kreatif. Muali dari gaya hidup, pergaulan, orientasi hidup, pakaian, jalan dan sebagainya. Tak usah saya sebutkan contohnya seperti apa, sampean semua pasti juga sudah mengerti apa yang saya maksud.
Kreatif dan kreatifitas seyogyanya semakin menambah nilai dan mutu hidup seseorang, baik bagi dirinya, orang lain maupun di hadapan Tuhan. Jadi jangan salah artikan kreatifitas ya...
Pola pikir dan kata-kata yang membunuh kreatifitas
Orang yang kurang kreatif, pola pikir dan kata-katanya mirip dengan sebuah roket yang diluncurkan dan dikontrol pergerakannya oleh remote computer. Dia memang hebat dan cepat, tapi dia gak akan bisa kemana-mana, bahkan tidak mampu menentukan pegerakannya sendiri. Sangat mudah sekali menebak apa yang dipikirkan atau diucapkannya. Orang-orang seperti ini cenderung membawa kehidupan yang monoton dan gak punya greget.
Orang yang kreatif akan cenderung untuk bergerak seperti air, dia bisa menyesuaikan diri dengan baik, dan mencari solusi dengan baik pula. Lihat air, untuk bisa terus bergerak dia tdak pernah berhenti mencari jalan, saat di gunung, dia pintar menghindari batu-batu yang terjal. Saat di bendung, dia bisa merembes ke bawah tanah atau menguap ke langit. Saat hujan, dimanapun dia jatuh, dia akan terus bergerak, baik dengan cepat atau lambat. Bahkan saat dilaut, dia pun tetap bergerak dalam arus laut... orang kreatif akan hidup seperti air. Pola pikir dan kata-katanyapun akan seperti itu, dia kaya akan pikir dan dia cerdas serta penuh spirit dalam berucap. Lalu pertanyaannya, seperti yang manakah, sampean....??
Ketakutan yang tidak perlu
Bagi kebanyakan orang kreatifitas itu menyenangkan dan mengasyikan, jadi tidak ada yang perlu ditakutkan, kecuali kalau dalam proses kreatif itu Anda berkeinginan terjun dari lantai 20 sebuah gedung tanpa alat pengaman sedikitpun, baru itu perlu ditakutkan karena itu sangat konyol. Dan tidak juga bagi sebagian yang lain, saat kreatifitas itu adalah suatu hal yang asing, tabu, diharamkan dan sangat menakutkan. Biasanya hal ini terjadi ketika mereka sudah berada di jalan yang aman, tempat empuk dan sangat nyaman. Ber-ulah dengan kata kreatif apalagi aksi kreatif seperti memainkan sebuah misteri yang penuh keangkeran dan bayang-bayang kegagalan.. Memang, suatu hal yang telah pasti, dan sangat enak, terkadang merupakan ’Hantu’ pembunuh keinginan kreatif yang sangat fatal. Namun saya tidak akan memprovokasi Anda yang telah hidup dalam pilot otomatis full kenyamanan untuk terjun bebas dan meninggalkan itu semua, Andai memang Anda tidak ingin. Artikel ini saya tulis, khusus untuk mereka yang seperti saya, suka bermain-main dengan kreatifitas, karena bagi saya yang disebut dengan kenyamanan dan kesenangan adalah saat kita dalam pergulatan kratifitas itu...
Apakah Anda ingin mencoba? Jangan takut, karena sekali lagi memang gak ada yang perlu di takutkan. Ambil misal, apabila anda sekarang adalah seorang musisi dangdut yang sudah mapan dan punya nama serta kehidupan keren, ingin beralih kreasi atau mengembangkan kreatifitas di musik keroncong, jangan ragu-ragu ya. Enjoy aja. Jangan takut salah, tidak bisa atau di cemooh orang sebagai kutu loncat-loncat. Kreatifitas Anda tersebut adalah sebuah kemajuan dan ide yang cemerlang. Apalagi, mungkin tidak ada yang akan memperjuangkan usaha itu selain Anda sendiri. Jadi, letakkan semua rasa takut Anda, dan mulailah untuk melanjutkan perjalanan. Kalau Anda masih merasa takut, hubungi saja saya. Insya Allah, saya akan temani Anda sampai Anda betul-betul yakin bahwa Anda betul-betul bisa untuk semua itu..... Kalau perlu ta’ temani dehc, sampai sampean bobo, gimana, hayo....
Malu : Pembunuh kreatifitas No. 1
Saturday, April 11
Orang tua yang terlalu sayang
Kisah Satu
Ada kisah tentang monyet yang selalu di beri makan oleh kedua orang tuanya sampai dewasa. Suatu saat ada pemburu datang di hutan dimana ketiga monyet itu hidup. Pemburu itu berhasil menembak ’ibu’ dan ’bapak’ monyet tadi saat sedang mencari makan untuknya. Akhir kisah, dua minggu setelah kejadian itu, seorang pencari kayu bakar, menemukan seekor monyet mati di tengah-tengah kebun pisang yang sedang berbuah lebat. Tahukah Anda monyet mana lagi itu? Ya betul, itu adalah monyet yang ditinggal mati oleh ’ibu’ dan ’bapak’ monyet tadi...
Kisah Dua
Hiduplah seekor beruang kutub sendirian, sebab ’ibu’ dan ’bapaknya’ telah mati ketika ada bencana longsor beberapa tahun yang lalu ketika usianya baru genap satu bulan. Sejak saat itu dia hidup sendiri, mencari perlindungan, makan, bermain dan berpetualang sendiri. Betul betul sendiri ditengah-tengah ’gurun salju’ yang putih, dingin dan tanpa batas...
Pertanyaan :
Apa nilai yang bisa kita petik dari kisah diatas?... Tulis minimal 20 jawaban Anda diatas kertas dengan jelas...
Renungan :
Jangan gila dengan meninggalkan anak kecil seorang diri untuk hidup sendiri, tapi alangkah lebih gila lagi kalau selalu mendikte anak dalam kehidupannya hingga dia tak tahu apa-apa. Mari bersikap bijak dan pro pembangunan untuk masa depan anak-anak yang lebih baik, karena setiap kehidupan memiliki keunikan dan keindahannya tersendiri. Ingat kata-kata sederhana dalam Film Jurassik Park? ” Alam akan menemukan kehidupannya sendiri.... So, tugas kita cuma melihat, menemani, mendampingi dan menjadi penyeimbang yang cerdas... Insya Allah Mereka akan menemukan kehidupan yang labih baik...
Sekolah : Musuh dalam selimut untuk kreatifitas.
Sekolah telah membunuh kreatifitas secara sistematis, dan ironisnya hal itu di-amin-i oleh seantero orang di bumi Indonesia. ”Banyak orang merasa gengsi kalau anaknya gak sekolah” walau ujung-ujungnya, bukan semakin baik tapi semakin mengenaskan. Lalu apa sekolah perlu dihapus? Saya tidak bilang begitu, cuma marilah kita menyadari sepenuhnya fakta ini, sehingga kita bisa mengambil keputusan yang bijak dengan akal jernih. Dan untuk pelaku di sekolah, mulai dari bapak – Ibu Guru sampai adik2 pelajar, artikel ini semoga bisa jadi cubitan kecil untuk kalian semua, walau di benak masih ada pertanyaan besar, ”Hei, Mas Yuyun, Kreatifitas sisi mana yang dibunuh oleh sekolah....?” Saya gak akan jawab pertanyaan itu, kenapa? Sebab kalau kita mau jujur, sebenarnya kita sudah mengerti jawabannya. Jangan malas mencari jawabannya sendiri, dong, katanya mau jadi orang kreatif.....
Keterangan : ’pintar’ yang dimaksud diatas adalah pintar menurut bahasa sekolah dan ’kreatifitas’ yang dimaksud diatas adalah menurut kebutuhan nyata dalam kehidupan ini.
Tuesday, March 31
Masa kecil yang penuh kreatifitas
Pernahkah Anda mendengar anjuran sebagian pakar kreatif bahwa untuk menjadi kembali kreatif kita harus ’menjadi’ anak kecil lagi? Waduuuh... kalau saya sendiri harus kembali menjadi anak kecil, saya gak akan pernah menolak, lo... sebab saat itu adalah hari-hari saya penuh kesenangan dan keindahan. Namun kalau saya harus menjadi anak kecil lagi ketika sudah gedhe begini bagaimana ya? He.. he.. he... Jujur saya gak akan menolak, sebab itu pasti menyenangkan. Tentu dengan sedikit adaptasi, sebab bagi saya gak ada bedanya lah antara masa kecil dengan sekarang, semua sama saja. Saat ini saya masih suka lo main-main kelereng, bola, corat-coret di buku saya semau saya, main go back to door dan lain-lain… Tahukah Anda dari bermacam-macam kegiatan tersebut saya memperoleh manfaat yang tidak terkira dan tidak bias saya dapat di semua toko kreatif. Apa itu? Manfaat dan nilai luar biasa tersebut adalah, saya merasa tidak pernah kehabisan akal dan gampang stress, termasuk saat beban kerja dan bisnis begitu menekan. Cobalah kalau gak percaya… rileks dan nikmati saja. Apa perlu teman? Undang saya saja ya… Caranya? Hentakkan kaki kanan di tanah tiga kali....?*&$!!!!!
Semua bidang perlu kreatifitas

Hayo.... saya kasih pertanyaan, bidang apa yang menurut Anda perlu kreatifitas? Benar... Jawabnya adalah semua! ( lagian jawabannya sudah ada di atas, kok! ). Mulai dari bangun tidur sampai tidur lagi, mulai dari tukang semir sampai kreator Nuklir, semua butuh kreatifitas. Kreatifitas bukan monopoli para tukang pikir dan mahkluk-mahkluk di laboratorium kreatif, siapapun kita, butuh kreatif. Apakah tempat Anda hidup sekarang sudah penuh atau setidaknya ada nilai kreatifnya? Jika belum mari beri nafas kreatif. Pertama-tama, sadarilah bahwa Anda bisa menjadi kreatif, kedua bidang Anda sekarang butuh kreatif (dan kenyataannya memang begitu), ketiga, suka tidak suka kemajuan hidup dan kerja Anda akan sangat ditentukan oleh kreatifitas...
Bumi terus berputar, jika kita tidak punya energi kreatif yang cukup – minimal, maka bisa-bisa kita akan tinggal sejarah, sebab setiap detik lahir kreatifitas serta sejarah baru, dan siapapun telah siap menelan hidup Anda bulat-bulat, entah karena mereka itu rakus atau karena memang Anda pantas ditelan karena tidak kreatif... emang enak ditelan?
Ide bisa muncul dimana saja
Untuk mendapat solusi atau ide dalam hidup ini ada tahapan baku tapi tidak kentara yang selalu kita lewati. Pertama ketemu masalah, ketiga ngenes dan mikir, lalu buka-buka memori, dan berikutnya ada tiga kemungkinan, ketemu solusi, tidak ketemu dan terakhir makin pusing!! He9.... selanjutnya? Ada beberapa kemungkinan... tapi dari semua kemungkinan itu, saya hanya akan menyampaikan bahwa ada sesuatu yang unik, yaitu... kadang saat kita gak mikir apa-apa, tiba-tiba muncul ide dan solusi tentang suatu masalah yang sebelumnya sangat kita pikir tapi gak ketemu ujungnya.. Thuiiiiing!!! Gitu bunyinya, kale.... Nah, inginkah anda sering-sering mengalami itu, atau setidaknya ingin segera mempercepat proses tersebut saat masalah berjibun bertumpuk menghantam dan mendera???? Caranya gampang (tahukah Anda bahwa saya suka bilang gampang, karena kenyatannya memang gampang)... Saat ketemu masalah, jangan pernah nyerah, terus aja maju sampai mentok! Ingat, harus sampai mentok!! Kalau sudah begitu, pasrah aja deh sama Tuhan... terus kembali jalanin hidup kamu dengan penuh senyum... saya berani jamin, solusi akan segera Anda temui... Ahh, gombal!!... Itu pasti teriakan Anda... Saya gak akan jawab, praktekin aja, nanti Anda akan mengerti maksud saya, karena kalau saya jelaskan, justru Anda gak akan bisa cepet nemui solusi... Tapi ingat kata kuncinya ” Ketemu masalah – Berjuang sampai Mentok-tok!! – Pasrah ama Tuhan Yang Maha Esa, ingat harus Yang Maha Esa – Jalani hidup dengan senyum kembali... siap-siap, ide akan muncul kapan saja!!
Kreatifitas dan ide, dua sisi mata uang yang tidak dapat dipisahkan

Saat butuh ide, kita sering dituntut untuk menjadi kreatif, dan saat kita dituntut untuk kreatif, kita harus punya ide. Bingung?... Hoalaah gak usah bingung, lagian anda pasti gak akan pilih menjadi bingung, bukan?. Intinya kreatifitas dan ide itu adalah satu mata uang beda sisi. Dia berdua itu nempel lengket-ket ndak bisa lagi di pisah. Kalau anda menjadi kreatif pasti akan punya banyak ide, dan jika Anda kaya ide pasti mudah menjadi kreatif. Lalu masalahnya?... Sudahkah Anda menjadi kreatif dan penuh ide? Kalau belum, Ya, mari kita miliki kedua hal itu..... (sial, ta’ kira apa, gitu kali protes Anda) Lho bukankah Anda baca blog saya karena ingin tahu tentang kreatifitas.. he9...
Setelah Anda tahu bahwa ide dan kreatifitas adalah satu mata uang, mulai sekarang sering-sering saja mendekatkan diri pada pola hidup yang full ide dan kreatif. Jangan lagi mikir panjang-panjang untuk jadi kreatif atau mikir gimana menemukan ide. Apapun keadaan diri Anda dan dimanapun Anda berada, Anda harus mulai terbiasa untuk terbuka terhadap ide dan berlaku kreatif. Maksudnya?... Ya, Anda harus mulai menjadikan hal-hal kecil dalam hidup penuh dengan kreatifitas dan ide... Caranya? Gampang saja, kalau apa yang Anda lakukan setidaknya memenuhi tiga hal berikut, maka itu sudah masuk dalam kategori kreatif dan penuh ide... Apa itu? Pertama... Hal itu bikin Anda begitu suka dan gembira, mulai dari ujung kaki sampai kepala, Kedua.... Hal itu akan jadi solusi dan kegembiraan orang lain andaikan dia ntar tertarik untuk mem-fotocopi-nya... dan ketiga.... Akan menambah indah kehidupan ini...
Ingin tahu lebih jelas,... Ikuti terus postingan saya, ntar Anda akan ngerti....
Ruh kedua setelah nyawa adalah kreatifitas
Kreatifitas adalah ruh kedua setelah nyawa. Kedua ruh ini harus dimiliki oleh kita. Jangan sampai kita tidak memiliki ruh kreatifitas, karena tidak cukup kita hidup hanya dengan satu ruh. Coba bayangkan, apabila kita hidup tanpa memiliki ruh kreatifitas, kita hanya akan hidup saja namun tidak bisa memberi dan berbuat yang terbaik dalam hidup. Bahkan kita tidak bisa menikmati hidup dengan baik sebab hidup kita cenderung menoton dan mudah mengalami kejenuhan... Oleh karena itu, sadarilah dan mari berusaha sadar untuk memberdayagunakan kreatifitas, karena dia bukan sekedar nilai bagi hidup tapi dia adalah ruh yang akan membuat kita bisa hidup dengan lebih baik. Bagaimana dengan Anda, sudahkah Anda menghidupkan kreatifitas?
Ingin jadi kreatif? Ikuti terus tulisan di blog ini....
Friday, March 27
Belajar Buat Situs Untuk Berbagi
Mulai postingan ini, aku mau nulis dengan gaya nyantai aja ya... Maklum, sudah 'kesel' dengan aturan formal... Moga-moga dapat dimaklumin..Sejak dulu aku tertarik untuk bisa membuat situs atau blog. Alasannya sederhana, karena saya tertarik untuk ikut perkembangan teknologi, apalagi hati saya selalu ingin tahu, gimana sih buat situs atau blog? Maka sejak awal tahun 2008 lalu saya iseng belajar-belajar tentang internet, yah walau anggota tim saya di Tim Creat&Go! lebih duluan bisa, tapi saya gak minder, untuk mulai belajar... sebab saya ingat dan cinta dengan pepatah "Lebih baik tidak terlambat dari pada terlambat" eh salah, maksud saya "lebih baik terlambat dari pada tidak sama sekali"... apalagi belajar itu kan harus terus... kreatif githu loh... Apalagi kata buku Lima Keunikan, gak boleh kita itu berhenti saat ide dan cita-cita sudah ditetapkan... Oh ya, ingin tahu tentang buku lima keunikan? Ntar saja ya, kalau sudah waktunya saya bagi dengan sampean semua,... itu buku baik buat orang yang mau belajar sukses tapi gak mau ribet..
kembali ke cerita..... Alhamdulillah, akhirnya saya bisa buat situs dan blog... sampai-sampai sebagai trial and error saya sempat buat hampir sepuluh situs dan blog yang semua gratisan..., dengan puluhan alamat email dan postingan yang gak teratur,... coba-coba gitu. Hingga akhirnya, diperkembangan terakhir hari ini, saya telah belajar 'membuat keren' blog saya dari yang gratisan ke domain yang ber-com... weleeh, seneng sekali atiku... Dan yang lebih membuat aku bisa nyengir sendiri itu, situs ini ku isi sales letter gaya ku sendiri (itulah yang buat aku senyum-senyum penuh geli) yang bertemakan penawaran buku-buku elektronik, software dan script yang reseller, dengan harga sangat murah. karena yang saya beri harga bukan produknya, melainkan membershipnya, oh ya kenapa harus bayar? karena saya perlu bantuan dana untuk bayar listrik dan telponnya, githu loh...,. dan sebagian dana yang didapat juga akan disisihkan untuk disumbangin ke program student power blog gratisan (sementara) untuk kumpulin dana beasiswa...
Eh, yo arep lali... kalau mau liat situs itu, Klik Disini aja ya...
Oh ya, sampean gak ingin buat blog yang pake dot com? Kalau pingin klik disini ya
Monday, March 23
Energi Kreatif Dimiliki Oleh Setiap Orang
Orang yang kreatif, menurut Anda seperti apa? Apakah yang rambutnya gondrong? Bajunya banyak tembelan stikernya? Memasang banyak tindik di badannya? Bertopi ala Pak Tino Sidin? Orang berjas dan berdasi naik mobil kemana-mana dan selalu memberi semangat orang lain? Para aktor sinteron? Para tukang iklan dan pembuat film? Atau Apa?....
Kalau menurut saya, yang disebut orang kreatitif adalah ”orang yang selalu ingin terus hidup, tak mau menyerah menghadapi tantangan dan rintangan, selalu mencari solusi dan penuh senyum, semangat serta suka berbagi kebahagiaan dengan sesama”. Itu kalau menurut saya. Sehingga kalau disimpulkan, tahukah Anda, bahwa sebenarnya semua orang yang masih hidup itu kreatiF?
Ya, kenyataannya memang begitu, lihat difinisi saya diatas. Ok, sekarang mari kita ulangi!
”orang yang selalu ingin terus hidup, tak mau menyerah menghadapi tantangan dan rintangan, selalu mencari solusi dan penuh senyum, semangat serta suka berbagi kebahagiaan dengan sesama”
Kalau di ’pereteli’ alias dibongkar, maka ada 4 tanda-tanda umum orang kreatif
orang yang selalu ingin terus hidup
tak mau menyerah menghadapi tantangan dan rintangan
selalu mencari solusi dan penuh senyum,
semangat serta suka berbagi kebahagiaan dengan sesama
Mari kita sadari, bahwa ke empat elemen itu adalah suatu hal yang dekat dan kita punya bahkan semua orang yang masih hidup pasti punya. Mulai dari para biksu dan orang alim sampai para penjahat yang sekarang mendekam di dalam penjara (maaf kalau tidak etis).
Intinya, Anda, saya dan semua orang adalah kreatif. Kita memiliki kekuatan atau energi kreatif, jadi jangan bilang bahwa Anda tidak kreatif. Kreatif itu miliki semua orang. Anda masih merasa tidak kreatif, Ahh!! Itu kan kebiasaan Anda merasa begitu. Tunggu tulisan saya berikutnya tentang Ruh kedua setelah nyawa, Apa itu??
Kreatifitas adalah anugerah

Disaat yang tidak sadar itu, tahukah anda bahwa Tuhan tidak sekedar mencipta kita dengan onderdil tubuh dan ’strom’ berupa nyawa? Dia Yang Maha Kuasa telah pula menyelipkan seperangkat piranti lunak yang saya rangkum dalam sebutan ’kehidupan’. Piranti inilah yang kelak kemudian hari, ketika manusia dewasa, akan menentukan sebagian besar nasib manusia tersebut, hidup bahagia atau hidup terlunta-lunta dan macet dalam tekanan roda kehidupan.
Singkatnya, saat lahir, manusia dibekali oleh tiga hal utama, yaitu tubuh, ruh atau nyawa dan kehidupan (didalamnya ada cinta, kreatifitas – yang sekarang sedang kita bicaran, spiritualitas, ego, sosial dll). Ketiganya saya sebut sebagai bagian utuh yang tak terpisahkan dan tidak boleh dipisahkan. Jika salah satu atau bahkan ’salah dua’ tiada, maka orang yang kehilangan bagian itu akan kehilangan pula nilai ’manusianya’. Kenapa? Tubuh dan ruh saja tanpa kehidupan sama dengan binatang yang tidak memiliki keberadaban atau kalau boleh sedikit ekstrim justru mirip dengan Zombie atau robot. Ruh dan kehidupan saja tanpa tubuh, termasuk suatu hal yang gaib. Tubuh dan kehidupan tanpa ruh, lebih tidak mungkin lagi. Sehingga ketiganya memang tidak bisa dipisahkan dan serta jangan pula dipisahkan.
Perhatikan, kreatifitas adalah termasuk dari salah satu unsur utama yang terdapat dalam kehidupan sebagai bagian pembangun kriteria manusia ’sempurna’ yang ada sejak lahir. Luar biasa bukan, ternyata kreatifitas adalah anugerah dari Tuhan sejak awal kita mengenal bumi dan semesta ini. Lalu kenapa Tuhan menganugerahkan kreatifitas pada manusia? Secara detil, jujur saya tidak tahu, namun menurut pikiran saya yang paling sederhana sebagai manusia yang sederhana pula, kita bisa melihat bahwa dengan bekal kreatifitas, manusia bisa survive dalam kehidupannya hingga saat ini selain mampu pula meningkatkan budi dan dayanya dalam usaha menemukan ’model hidup’ yang paling menyenangkan. Barangkali itulah maksud Tuhan, dengan kreatifitas Dia ingin membekali manusia kemampuan untuk bertahan dan mengembangkan mutu hidupnya di bumi tempat dia tinggal. Bukankah manusia diberi tugas mulia untuk menjadi penjaga alam ini?
Apabila demikian, salah besar jika kita memvonis bahwa kita bukan orang kreatif. Karena sesungguhnya vonis itu sama saja dengan melakukan tindakan bunuh diri kecil-kecilan, lho kok? Coba perhatikan, tiga unsur pembangun manusia itu yang terdiri dari tubuh, ruh atau nyawa dan kehidupan dimana salah satu yang ada dalam kehidupan adalah kreatifitas. Berarti Kalau kita bilang bahwa kita tidak kreatif saat masih hidup – kenyataannya manusia yang masih hidup asal waras pasti punya daya kreatif, sama halnya kita bilang sudah mati padahal masih hidup dan bisa jalan-jalan. Tahu kenapa? Ingat dengan bilang tidak kreatif, kita telah menghapus atau setidaknya tidak mengakui sebagian dari unsur pembangun hidup, kreatifitas. Padahal manusia lahir dan hidup dibangun dari tiga unsur yang tidak terpisahkan dan tak boleh dipisahkan itu. Apakah itu tidak sama konyolnya dengan kita bilang sudah mati ketika kita masih ’doyan’ makan?
Ucapan ”Aku bukan orang kreatif” atau perasaan ”Tidak mungkin aku bisa kreatif” adalah proklamasi keputusasaan yang sangat berbahaya. Anjuran saya, jangan pernah hal itu anda amin-i apalagi anda banggakan. Segera saja anda bungkus dan tendang jauh-jauh dari kehidupan anda. Pahamilah, Kreatifitas adalah anugerah yang nilainya setara dengan harga separuh tubuh dan nyawa anda. Dia ’nempel’ sejak dari ’sono’-nya di hidup anda, asli dan nyata. Asyiknya lagi, Tuhan memberikan kehebatan itu secara gratis, tak perlu anda beli atau meminta-minta.
Kalau sudah begini?.... Sadarkan segera diri anda, bangunkan diri anda. Ketahuilah, jika anda ingin menjadi kreatif, sebenarnya kreatif itu sudah ada dalam diri anda, lengket dan nempel begitu erat, hanya selama ini mungkin karena anda tidak pernah fokus padanya, atau ironisnya lagi tidak pernah ’ngerasa’, jadi nilai kreatif itu sendiri tidak anda sadari. Sekarang waktunya anda untuk menggunakan ’software’ tersebut secara tepat. Ingat, kreatifitas adalah anugerah yang sudah ada sejak anda melihat wajah Ibu anda saat pertama kali. So, jangan ragu untuk menjadi kreatif.
Friday, March 20
Tulisan Pertamaku : Tentang Kreatifitas
Apakah anda ingin menjadi kreatif, dimana dengan menjadi kreatif anda akan mampu memecahkan berbagai masalah kehidupan yang anda hadapi?
Jangan khawatir, anda sekarang telah didepan informasi yang tepat Sekarang silakan anda duduk dengan tenang, bolehlah bila anda mau, mengambil secangkir teh dan camilan untuk teman membaca sehingga anda menjadi rileks, karena saya akan mengajak anda untuk menyelami kembali nilai-nilai kreatif dan kretifitas yang ada pada diri anda, dan begitu nanti anda memahami kembali (andai selama ini memang anda betul-betul alpha terhadapnya), anda akan segera dapat mempraktekan sebagai bagian tak terpisahkan dari kehidupan yang anda jalani, dihari-hari yang akan datang.
Menjadi kreatif itu tidak sulit, dia semudah membalikkan tangan. Jika selama ini menurut anda menjadi kreatif itu sulit, sesungguhnya itu hanya sebatas perbedaan sisi pandang saja. Memang benar untuk menjadi kratif ’kembali’ dibutuhkan latihan-latihan, seperti out bond misalnya, namun seperti saya sentil dalam kata yang saya beri tanda kutip, sebenarnya latihan-latihan itu sekedar mengembalikan, karena sesungguhnya anda telah memiliki piranti kreatif itu sejak lahir dan ’pernah’ menggunakannya ketika waktu masih anak-anak atau bahkan sampai saat ini, tetapi hal itu tidak anda sadari secara nyata.
Apakah hari ini anda punya masalah? Bisakah anda menyelesaikan masalah itu? Jika bisa, syukurlah, namun bila tidak, juga syukur, lho kok?! Betul, sukses atau tidak, selama anda ketika menghadapi masalah itu berupaya mencari solusi, entah bagaimanapun caranya, keadaan itu adalah bagian dari proses kreatif. Dan lucunya, kebanyakan dari kita mengeluh, saat mentok tidak bisa menemukan jalan keluar - padahal kita telah berjuang habis-habisan, kita berujar ”Sayang, kenapa aku tidak menjadi orang kreatif dan tidak bisa menyelesaikan masalah ini secara kreatif?”. Bukankah dengan melakukan usaha itu sebenarnya proses kreatif sedang berlangsung, kalaupun pemecahan belum ketemu, itu cuma masalah waktu. Ibarat kita memasak nasi di dapur yang panas karena harus menggunakan kayu bakar, apakah kita akan bilang bahwa api tidak bisa membuat nasi itu matang padahal saat itu proses pematangan nasi sedang berlangsung?
Setiap orang pada dasarnya kreatif dan sungguh layak untuk menjadi kreatif. Jikapun anda membuka blog ini karena ingin menjadi kreatif, sebenarnya yang terjadi bukan seperti itu. Ketika hati dan fikir anda tertarik untuk memiliki informasi dari saya ini, dia sedang membutuhkan kaca benggala atau teman sharing untuk meyakinkan bahwa diri anda bisa menjadi kreatif.
Sebagai langkah awal, sebelum anda menikmati kue -kue kreatif dari saya berikutnya (entah hari ini atau esok lagi), saya ingin menyampaikan sebuah saran. Saran saya, sebelum, ketika dan sesudah anda membaca lembar demi lembar informasi yang esok insya Allah akan 'nyusul' untuk muncul di blog ini, semangat Anda untuk segera melakukan dan menggerakkan ide-ide yang muncul, kreatifitas-kreatifitas yang akan anda lakukan, jangan pernah menunggu lama. Gak usah menunggu-nunggu tulisan saya terbit lagi. Begitu anda dapat coba segera realisasikan. Mungkin saat ini Anda sudah punya ide, ayo wujudin sekarang juga!!
Apabila ide atau kretifitas itu muncul, namun anda hanya melamun saja atau membiarkan dia ada namun anda cuma mengandai-andai sambil senyum-senyum dan merasa bangga, maka jangan menyesal jika dia akan segera pergi secepat dia datang!
Ada kreatifitas, ada ide, langsung sikat!!!. Itulah yang seharusnya anda lakukan. Nah, berikut saya akan memberi anda SOT. Apa itu? SOT adalah singkatan saya sendiri yang memiliki kepanjangan Special Operational Tools, atau alat-alat operasional khusus yang musthi anda siapkan agar dalam menjelajah dunia kreatifitas, baik saat sekarang maupun selamanya atau ketika anda sedang berburu sendiri energi kreatif diluar sana, anda bisa menangkap ide dengan serius dan sanggup merubahnya menjadi kenyataan dengan segera.
Apa saja alat khusus itu?
Pertama Siapkan Buku Catatan Ide Anda. Ada ide catat!!. Kalau tidak punya atau malas bawa buku, simpan sementara di HP, Laptop, PDA, iPOD atau apa saja, kalau perlu selembar daun kering, juga tidak apa-apa, asal nanti dirumah harus segera disalin di buku catatan ide anda.
Kedua Dengan tempo yang sesingkat-singkatnya (tapi bukan berarti harus tergesa-gesa) Kreatifitas dan atau ide yang anda dapatkan langsung rubah menjadi rencana aksi untuk 24 jam ke depan
Ketiga Buang rasa ragu, malu atau takut akan gagal dan segala bentuk ketidakyakinan itu ke keranjang sampah dan lempar jauh-jauh dari rumah anda. Pegang erat-erat rencana aksi anda, sekarang saatnya untuk merubah rencana menjadi aksi nyata. Betul, anda harus beraksi sekarang, jangan di tunda sampai nanti, karena anda pasti tidak akan tahu apa anda masih punya kesempatan lagi atau tidak
Keempat Saat beraksi jika muncul kreatifitas-kreatifitas atau ide-ide baru, cepat segera tangkap dan simpan, namun jangan sampai ide-ide itu meracuni ide-ide yang telah anda anggap Ok sebelumnya. Jadikan ide-ide baru itu sebagai perbandingan.
Kelima Gimana hasilnya? Apapun hasilnya, selamat anda telah melakukan satu lagi hal positif, anda bukan cuma seorang pemimpi sekarang, namun anda adalah seorang kreator. Gagal atau tidak, sukses atau tidak itu bukan utama. Yang paling penting anda telah membawa ide-ide dan kreatifitas anda bertemu dengan kenyataannya.
Berikut adalah waktu untuk koreksi, catat semua langkah dan kejadian yang telah anda alami waktu mewujudkan ide-ide anda. Renungkan terus ambil garis inspirasinya. Mana positif, mana negatif. Buat rencana yang lebih baik untuk esok hari. Terakhir tutup semua buku anda. Selanjutnya, tidurlah dengan nyenyak dalam mimpi indah untuk kesuksessan anda esok hari.
Tidak ada yang sia-sia dalam sebuah perjalanan mencari kebaikan dan kebenaran, meski rintangan dan halangan yang begitu berat menghadang. Jikapun ada kegagalan yang ditemui, ketahuilah bahwa itu pertanda bahwa kesuksessan telah semakin dekat.
Dengan telah membaca pendahuluan ini, saya anggap anda telah siap melanjutkan blogging di blog ini untuk menjadi kreatif. Untuk itu mari segera mulai. Selamat menjadi kreator, semoga sukses.