Friday, June 19

Cara Menghilang

Bagaimana Cara Menghilang? Sejak dulu, ilmu tentang bagaimana menghilang selalu saja jadi impian kebanyakan orang. Alangkah senang kalau kita bisa menghilang, sedang orang lain tidak tahu dimana kita. Kita bisa melihat mereka, tapi mereka tidak bisa melihat kita. Ilmu menghilang adalah ilmu yang sangat fantastis. Saya percaya, Anda sedikit banyak pasti ingin tahu bagaimana ilmu bisa menghilang itu.


Berikut saya akan memberi tahu Anda satu hal rahasia yang patut untuk Anda jaga. Mulai sekarang, lupakan saja ilmu cara menghilang itu. Sebab, pertama kalau Anda betul-betul menghilang, maka Anda akan susah selamanya.

Kalau Anda tidak percaya, sampai saat ini banyak dialam kubur orang-orang yang menghilang dari muka bumi dan kehidupan ini, ingin kembali lagi, untuk memperbaiki hidupnya dan melupakan cara menghilang...

Artikel Terkait :
Ide Bisnis Dari Rumah yang menghasilkan 1 Miliar Per Hari. Klik Disini

Melangkah

Setiap kita melangkah, jarang sekali kita berpikir, apa yang terjadi di setiap jengkal langkah kita. Setiap melangkah yang kita pikir hanya tentang bagaimana segera mencapai tempat yang kita tuju dengan cara melangkah.
tahukah, bahwa sesungguhnya, ketika kita melangkah, setiap jengkal langkah kita adalah keindahan yang tidak terukur, yang mana terkadang lebih indah dari apa yang sebenarnya sedang kita bayangkan untuk kita tuju.
Melangkahlah dengan bijak dan penyimak yang baik, niscaya kita akan menuju tempat yang kita inginkan dengan lebih bahagia dan tak terasa.

Gagal Ujian Jangan Semaput, Ya!

Hari-hari belakangan ini, adik-adik pelajar kelas 3 di SMP dan SMA lagi punya hari-hari sport jantung yaitu hari-hari lulus atau gak. Cuma mau kasih support neh. Bagi yang lulus, itu biasa-biasa saja aja. Sebab lulus itu sudah jadi harapan sebelumnya. Sehingga gak perlu dirayain besar-besaran. Yang biasa saja kale.
Terus bagi yang gak lulus. juga biasa-biasa saja. Sebab itu adalah bagian lain dari ujian. Gak perlu panik sampai semaput. Wong kita aja nerabas larangan Tuhan, tenang-tenang saja, padahal itu hukumannya neraka bukan?, eh wong cuma ujian nasional aja kok pake histeria dan pusing.
Semua pasti sudah menjadi jalan Tuhan. Lulus, itu biasa. Gak lulus juga biasa. Teruskanlah hidupmu, sebab esok masih ada hari baru dan lembaran baru. Yang bisa kita isi dengan hal-hal yang semakin lebih baik dari hari ini. Jangan berpikir kalau hari esok buram karena hari ini kita merasa 'buram'. Hari esok itu masih bersih, dan layak untuk kita sambut dengan semangat dan perjuangan baru.
Gak lulus. tenang saja kali...

Wednesday, June 17

Mari Buat Tuhan YME Tersenyum

Sudahkah Anda membuat Tuhan YME tersenyum? Dalam kehidupan ini setiap hari kita selalu berkeinginan untuk bahagia, tertawa dan bergembira. Namun marilah kita sedikit merenung. Sudahkan kegembiraan kita itu membuat Tuhan YME juga gembira?
Kenapa kita harus membuat Tuhan YME tersenyum? Sebab kalau Tuhan YME tersenyum, maka sebenarnya kegembiraan kita adalah kegembiraan yang betul-betul layak untuk dirayakan. Sedang kalau kegembiraan kita membuat Tuhan YME tidak tersenyum, sungguh kegembiraan kita sangat tidak layak untuk kita rayakan.
Lalu bagaimana mengetahui kalau Tuhan YME tersenyum? Caranya gampang. Jika apa yang kita lakukan tidak melanggar hukum-hukum Tuhan YME dan berakibat baik serta membawa kebahagiaan yang baik untuk kehidupan ini, maka sebab itu dapat membuat Tuhan YME tersenyum.
Apa untungnya bisa membuat Tuhan YME tersenyum? Kalau kita bisa membuat Ibu dan Bapak kita bahagia, apa yang akan kita dapat? Pasti apapun yang kita minta akan dikabulkan, Nah, lha kalau yang tersenyum itu Tuhan YME, bagaimana? Saya tidak bisa menjawabnya, yang jelas Tuhan YME yang mha tahu, tapi yakinlah bahwa kalau Tuhan YME bisa tersenyum dengan apa yang kita lakukan, itu pasti suatu hal yang sangat membanggakan dan tak dapat dilukiskan dengan apapun.
Jadi? Sudahkah Anda membuat Tuhan YME tersenyum? Kalau belum, mulai menit ini, luruskan niatmu dan segeralah bertindak. Tinggalkan hal-hal yang membuat Tuhan YME murka, dan berlomba-lombalah untuk membuat Tuhan YME tersenyum, maka hidupmu akan betul0betul bahagia.

Kalau Pramuka Sudah Habis

Suatu hari saya pernah ditanya oleh teman saya, tentang apa yang akan terjadi jika Pramuka tidak ada atau hilang dari muka bumi. Andadian sayapun menjawabnya, namun yang aneh jawaban saya langsung membuat dia sangat terkejut. Memang jawaban saya apa? Saya Cuma menjawab, kalau pramuka di muka bumi ini gak ada maka dunia akan kacau.
Teman saya ini rupanya tidak terima dengan jawaban saya, dia menganggap jawaban saya ngawur dan akal-akalan. Apalagi dia sudah tahu kebiasaan saya yang kadang kalau ditanya gak begitu ‘ngeh’ alias banyak bercandanya dari pada serius.
Lalu dia segera mendebat saya. Katanya, mana mungkin kalau gak ada pramuka di dunia, maka dunia akan kacau? Buktinya, apabila ada kekacauan di dunia seperti perang, bencana alam, kecelakaan, bahkan sampai kasus pemanasan global, pramuka tidak nampak batang hidungnya. Justru yang sering nongol adalah Palang Merah, sukarelawan, aktifis greenpeace, tentara, polisi, dan lain-lainnya, namun mana pramuka, sama sekali gak ada. So, jawaban yang diberikan betul-betul gak valid alias ngawur. Bukti ilmiahnya benar-benar tidak ada.
Saya tersenyum mendengar paparan ’intelektual’ teman saya. Dia begitu sewot mendengar jawaban saya. Dengan bercanda saya goda dia, ”eh ngapain panas, panas aja gak ngapa-ngapain”... walaaah, dia malah lebih sewot dan ngoceh lagi ngalor sama ngidul.
Hingga Saat dia mulai ’terdiam’. Saya baru bicara lagi. “Sudah siap dengan kelanjutan jawaban saya tadi” kata saya.
”Ya, silahkan.” tukasnya ketus dengan lagak sudah pasti dia yang akan menang. Kaya’ main sekak saja, kata hati ini. Lala saya lanjutkan...
”Dunia betul-betul kacaukan? Ya, disitulah masalahnya, ketika pramuka betul-betul tidak ada....

Tangan Di Bawah Lebih Mulia

Jika ada istilah tangan diatas itu lebih baik dari pada tangan dibawah, maka dalam postingan blog ini ada istilah baru lagi yang harus segera dimasyarakatkan di seluruh dunia, yaitu, tangan di bawah itu lebih mulia.
Maksudnya? Kalau tangan diatas itu lebih baik, adalah ungkapan dari memberi itu lebih baik dari menerima, maka istilah tangan dibawah itu lebih mulia artinya adalah mengangkat derajat dan kehormatan orang lain itu lebih baik dari pada membesar-besarkan diri sendiri.
Disaat sekarang, lihatlah. Kita banyak sekali melihat orang lebih suka pamer tentang dirinya sendiri. Dirinya yang lebih cantik, seksi, alim, putih, pinter, keren, funky, taqwa, rajin belajar, motornya keren dan lain sebagaianya dibanding dengan tindakan yang membuat orang lain hidupnya lebih baik.
Bahkan di televisi, kita jarang melihat tokoh-tokoh negara kita memberi apresiasi positif dan pujian pada orang lain yang bertentangan dengan kelompoknya – padahal sebenarnya sama-sama juga berjasa membangun negara ini, saat bersaing dalam memperebutkan suatu kedudukan, yang ada malah sebaliknya, mereka saling serang dan menjatuhkan nama baik lawan-lawannya.
Umpama, ketika teman kita sukses, jangan lagi bilang bahwa dia sukses karena nyontek, kerjasama dengan teman lain, di ajari sama pengwasnya dan lain sebagainya, tapi hormatilah dia dan buatlah dia betul-betul bangga dengan prestasinya.
Orang dalam hidup lebih suka menggunakan jari telunjuknya dari pada jari jempolnya. Hal ini berarti, kita lebih suka menunjuk nunjuk orang lain dan kita sendiri dari pada memuji dan menghormati plus menghargai orang lain.
Pernahkah hari ini Anda memuji temanmu, adikmu, orang tuamu, gurumu, tetanggamu atau orang-orang siapapun yang Anda temui dengan tulus? Kalau belum lakukan segera. Dengan begitu, Anda telah membantu orang lain untuk terangkat kepercayaan dirinya, dan sebagai imbalannya, Anda akan mendapatkan kehidupan yang lebih baik dari pada sebelum Anda melakukan hal itu. Cobalah!

Saat Cita-Cita Terbentur Dinding

Apakah cita-citamu lagi terbentur dinding? Maksudnya, cita-cita Anda lagi gak dapat dukungan dari orang-orang yang Anda harapkan seharusnya mendukung atau cita-cita Anda lagi pada posisi macet karena ada penghalang yang gak bisa Anda lewati?
Tenang, setiap masalah pasti sudah dilengkapi pula penyelesaiannya. Anda harus sabar dan lebih jenius untuk cari jalan keluar. Lihatlah air. Saat air terbentur dinding, ketika dia dalam perjalanan dari puncak gunung menuju laut, apa kira-kira yang akan dia lakukan?
Ya! Dia akan melewati dinding itu dengan sempurna. Melalu jalan? Pertama, hantam terus. Lama-lama dinding yang menghalangi itu pasi akan rontok juga. Kalau gak mau rontok? Masihh ada jalan lagi, merembes, lewat pori-pori yang ada di dinding itu. Kalau gak ada pori-pori? Ya lewat bawah dong, dasar sungai, dan nanti langsung tembus di dataran yang paling rendah alias laut.
Kalau gak bisa juga?
Walah... masih ada jalan lagi. Cuma yang satu ini dia harus menjadi sedikit sakti. Yaitu, dia harus merubah diri dulu menjadi uap dengan bantuan matahari. Nah kalau dia jadi uap, dia akan naik ke atas, terus berkumpul sama yang lain dan bergerak sebagai mendung, lalu turun deh jadi hujan.
Cermatilah cerita diatas. Air saja yang begitu ’sederhana’ mampu memberi contoh yang begitu sempurna. Masa’ sebagai manusia Anda kalah.
Saat cita-cita Anda gagal minimal ada dua hal besar yang harus Anda renungkan. Pertama, mungkin memang Anda betul-betul gak cocok untuk cita-cita Anda. Walaupun Anda sangat ingin. Kedua, karena Tuhan YME punya rencana lain. Bisa saja dengan membuat Anda gagal, Dia yYang Maha Tahu telah punya rencana untuk menempatkan Anda ditempat yang lebih baik.
Jadi. Ketika cita-cita Anda terbentur dinding, tetap semangat. Apalagi sebagai seorang Pramuka. Masih ada banyak jalan untuk memberi dan mencapai prestasi yang terbaik. Gagal itu baik bahkan sangat baik. Yang jelek itu adalah putus asa. Berjuang!!

Kesia-Siaan

Bila aku boleh meminta satu hal, aku akan meminta
untuk bisa hidup lagi dan melakukan hal-hal yang bermanfaat
(permintaan dari mereka yang sudah meninggal)

Tahukah Anda apa yang disebut dengan kesia-siaan? Kesia-siaan bukanlah suatu hal yang kerugiannya langsung kita rasakan sekarang. Kesia-siaan adalah suatu hal, dimana ketika kita melakukannya, kita akan mengalami kerugian selamanya. Terkadang kita tidak menyadari hal ini. Karena, bisa jadi saat kita melakukan hal itu, kita merasa untung, senang dan puas, namun jika semua tidak akan bertahan lama dan hanya sementara, maka segera sadarilah, bahwa itu merupakan sebuah kesia-siaan.

Ambil contoh, kita merokok. Saat kita merokok, kita merasa senang dan puas. Namun jika melakukan hal itu terus, kemudian kita menjadi kecanduan, kita tidak bisa lepas dari rokok, uang kita bocor buat beli rokok setiap waktu, paru-paru kita jadi kotor karena rokok, lingkungan kita jadi tercemar karena rokok kita atau paling nahas kita akan mati karena rokok. Tentu keputusan kita untuk merokok itu adalah keputusan yang sia-sia.

Jika kita hendak mengambil semua keputusan, sebaiknya kita berpikir dari belakang kedepan. Bukan dari depan kebelakang. Mungkin saat kita mengambil keputusan dengan berpikir dari belakang kedepan kita akan melihat ketidakmungkinan. Jika itu terjadi, tidak apa-apa, itu lebih baik. Dari pada kita melihat banyak keuntungan dan kemungkinan saat berpikir dari depan tapi kita betul-betul akan celaka di akhir nanti.

Rahasia Cewek dan Cowok Idaman

Anda ingin tahu syarat apa yang bisa membuat Cewek sangat diidamkan oleh Cowok atau sebaliknya Cowok yang sangat diidamkan Cewek?

Hanya ada dua syarat

Syarat Pertama, Jadilah Manusia Yang Bisa Membuat Allah SWT tersenyum

Sayarat Kedua, Jangan langgar syarat yang pertama.

Mohon rahasiakan hal ini. Kalau ditanya sama teman jangan dibocorkan. Minta saja mereka melihat sendiri di situs ini dengan klik www.masyuyunwahyudi.blogspot.com.

Saya percaya, bahwa Anda tidak akan membocorkan rahasia ini, karena melanggar sebuah kepercayaan itu adalah salah satu dari ciri-ciri orang munafik. Dan saya yakin, Anda bukan orang Munafik. Terima Kasih.

Saturday, June 13

Mencetak Kesuksessan

Orang hanya akan bisa sukses bila dia bisa membuat orang lain sukses.

kelanjutannya....

Dan bila orang yang dia buat sukses ternyata juga mampu membuat orang lainnya menjadi sukses pula

Maka...

Orang yang pertama itu sebenarnya telah mencetak mesin kesuksessan buat kehidupan ini..

Dua Golongan Yang Akan Selamat

Suatu saat ketika dunia ini sudah begitu ruwet dimana kebaikan dan keburukan sudah bercampur bawur tidak jelas, hanya ada 2 golongan orang yang akan selamat melewatinya. Nomor satu Yaitu mereka yang selalu taat kepada Allah dan Rasulnya. Dan yang kedua adalah orang-orang yang selalu menjadi orang-orang digolongan nomor satu tadi.

Friday, June 12

Mari Berbuat

Setiap hari kita terlalu sering berbicara. Setiap hari kita sering mengkritisi suatu hal, walau kita sebenarnya tidak tahu apa-apa. Setiap hari kita terlalu sering menyalahkan, mengomentari dan merasa benar sendiri. Setiap hari kita sering berharap. Setiap hari kita sangat sering berandai-andai. Setiap hari kita sudah sering menyuruh-nyuruh orang lain untuk mengikuti kata-kata kita.... dan setiap hari kita sering-sering....
Namun ada satu hal yang sangat jarang bahkan tidak pernah kita lakukan saat semua keseringan itu semakin bertambah banyak,...
Yaitu, sering berbuat nyata...