Jika ada istilah tangan diatas itu lebih baik dari pada tangan dibawah, maka dalam postingan blog ini ada istilah baru lagi yang harus segera dimasyarakatkan di seluruh dunia, yaitu, tangan di bawah itu lebih mulia.
Maksudnya? Kalau tangan diatas itu lebih baik, adalah ungkapan dari memberi itu lebih baik dari menerima, maka istilah tangan dibawah itu lebih mulia artinya adalah mengangkat derajat dan kehormatan orang lain itu lebih baik dari pada membesar-besarkan diri sendiri.
Disaat sekarang, lihatlah. Kita banyak sekali melihat orang lebih suka pamer tentang dirinya sendiri. Dirinya yang lebih cantik, seksi, alim, putih, pinter, keren, funky, taqwa, rajin belajar, motornya keren dan lain sebagaianya dibanding dengan tindakan yang membuat orang lain hidupnya lebih baik.
Bahkan di televisi, kita jarang melihat tokoh-tokoh negara kita memberi apresiasi positif dan pujian pada orang lain yang bertentangan dengan kelompoknya – padahal sebenarnya sama-sama juga berjasa membangun negara ini, saat bersaing dalam memperebutkan suatu kedudukan, yang ada malah sebaliknya, mereka saling serang dan menjatuhkan nama baik lawan-lawannya.
Umpama, ketika teman kita sukses, jangan lagi bilang bahwa dia sukses karena nyontek, kerjasama dengan teman lain, di ajari sama pengwasnya dan lain sebagainya, tapi hormatilah dia dan buatlah dia betul-betul bangga dengan prestasinya.
Orang dalam hidup lebih suka menggunakan jari telunjuknya dari pada jari jempolnya. Hal ini berarti, kita lebih suka menunjuk nunjuk orang lain dan kita sendiri dari pada memuji dan menghormati plus menghargai orang lain.
Pernahkah hari ini Anda memuji temanmu, adikmu, orang tuamu, gurumu, tetanggamu atau orang-orang siapapun yang Anda temui dengan tulus? Kalau belum lakukan segera. Dengan begitu, Anda telah membantu orang lain untuk terangkat kepercayaan dirinya, dan sebagai imbalannya, Anda akan mendapatkan kehidupan yang lebih baik dari pada sebelum Anda melakukan hal itu. Cobalah!
Maksudnya? Kalau tangan diatas itu lebih baik, adalah ungkapan dari memberi itu lebih baik dari menerima, maka istilah tangan dibawah itu lebih mulia artinya adalah mengangkat derajat dan kehormatan orang lain itu lebih baik dari pada membesar-besarkan diri sendiri.
Disaat sekarang, lihatlah. Kita banyak sekali melihat orang lebih suka pamer tentang dirinya sendiri. Dirinya yang lebih cantik, seksi, alim, putih, pinter, keren, funky, taqwa, rajin belajar, motornya keren dan lain sebagaianya dibanding dengan tindakan yang membuat orang lain hidupnya lebih baik.
Bahkan di televisi, kita jarang melihat tokoh-tokoh negara kita memberi apresiasi positif dan pujian pada orang lain yang bertentangan dengan kelompoknya – padahal sebenarnya sama-sama juga berjasa membangun negara ini, saat bersaing dalam memperebutkan suatu kedudukan, yang ada malah sebaliknya, mereka saling serang dan menjatuhkan nama baik lawan-lawannya.
Umpama, ketika teman kita sukses, jangan lagi bilang bahwa dia sukses karena nyontek, kerjasama dengan teman lain, di ajari sama pengwasnya dan lain sebagainya, tapi hormatilah dia dan buatlah dia betul-betul bangga dengan prestasinya.
Orang dalam hidup lebih suka menggunakan jari telunjuknya dari pada jari jempolnya. Hal ini berarti, kita lebih suka menunjuk nunjuk orang lain dan kita sendiri dari pada memuji dan menghormati plus menghargai orang lain.
Pernahkah hari ini Anda memuji temanmu, adikmu, orang tuamu, gurumu, tetanggamu atau orang-orang siapapun yang Anda temui dengan tulus? Kalau belum lakukan segera. Dengan begitu, Anda telah membantu orang lain untuk terangkat kepercayaan dirinya, dan sebagai imbalannya, Anda akan mendapatkan kehidupan yang lebih baik dari pada sebelum Anda melakukan hal itu. Cobalah!
No comments:
Post a Comment